
Siapa bilang harus ke Bandung atau Jogja dulu buat nemuin kafe yang estetik, cozy, dan punya vibes tersendiri?
Lampung sudah lama bergerak. Diam-diam, kota ini membangun ekosistem kafe yang tidak kalah menarik — dari konsep garden tropis, industrial modern, slowbar specialty, sampai cat cafe pertama di Sumatera bagian selatan. Bagi yang sedang mencari referensi lengkap dan terpercaya, investlampung.id merangkum destinasi-destinasi ngopi terbaik ini dalam satu panduan khusus untuk membantu siapa saja yang ingin nongkrong dengan cermat.
Nah, buat yang belum tahu harus mulai dari mana — artikel ini jawabannya.
Kenapa Lampung Jadi Surga Kafe Estetik di Sumatera?
Ada alasan kuat kenapa Lampung bisa melahirkan begitu banyak kafe berkualitas dalam waktu singkat.
Berdasarkan data Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, produksi kopi di wilayah ini mencapai 141.918 ton pada tahun 2024 — menjadikan Lampung salah satu sentra kopi robusta terbesar di Indonesia. Ketika bahan bakunya sendiri tumbuh di halaman belakang, wajar kalau industri kafe ikut subur.
Pertumbuhan ekonomi Lampung juga mendukung. Sepanjang 2025, ekonomi Lampung tumbuh 5,28% (yoy) — angka yang mencerminkan daya beli masyarakat yang terus menguat. Hasilnya, semakin banyak pelaku usaha muda yang berani membuka kafe dengan konsep berbeda dan berani.
Tren Kafe di Lampung 2026, Makin Estetik Makin Berani
Kalau beberapa tahun lalu kafe di Lampung masih didominasi konsep sederhana dengan kursi plastik dan wi-fi seadanya, sekarang ceritanya sudah berbeda total.
Tren 2025–2026 menunjukkan lonjakan kafe dengan konsep matang: garden outdoor yang rimbun, rooftop dengan view kota, slowbar yang serius mengolah biji kopi single origin, sampai kolaborasi unik seperti cat cafe dan art space. Warna-warna earthy, tanaman hijau, dan pencahayaan natural menjadi identitas visual baru kafe-kafe Lampung.
Menariknya, tren ini tidak hanya terkonsentrasi di Bandar Lampung. Kota-kota seperti Pringsewu, Metro, dan Kalianda ikut melahirkan hidden gem baru yang mulai ramai diperbincangkan di TikTok dan Instagram.Singkatnya, eksplorasi kafe di Lampung kini bisa dilakukan ke mana-mana — bukan cuma pusat kota.
Kafe Hits di Bandar Lampung yang Tetap Wajib Dikunjungi
Sebelum masuk ke daftar hidden gem, ada beberapa nama yang sudah terbukti konsisten dan layak jadi titik mulai untuk yang baru pertama kali berburu kafe di Lampung.
El’s Coffee House, Ikon Kopi Lokal yang Tidak Lekang Waktu

El’s Coffee House adalah nama yang hampir selalu muncul pertama ketika bicara soal kafe terbaik di Bandar Lampung.
Menempati posisi teratas di Tripadvisor dengan rating 4,2 dari 63 ulasan, kafe ini dikenal lewat koleksi kopi robusta Lampung asli yang diolah secara serius. Menu unggulannya seperti Lampung Tubruk dan Cold Cafe Latte dibanderol di kisaran Rp28.000–Rp45.500, harga yang sangat masuk akal untuk kualitas segitu.
Jam operasional El’s Coffee House mulai pukul 07.00–22.00 WIB, cocok untuk sarapan pagi sambil kerja atau nongkrong sore santai. Lokasinya di Jl. Mayor Batu Bara, mudah dijangkau dari pusat kota Bandar Lampung.
Liep’s Cafe, Nuansa Vintage di Tengah Kota

Buat yang suka atmosfer klasik dengan sentuhan modern, Liep’s Cafe adalah pilihan yang tepat.
Berlokasi di Jl. Wolter Monginsidi No. 33, Bandar Lampung, kafe ini buka dari pukul 11.00 hingga 23.00 WIB dan sudah mengumpulkan rating 4,1 dari 47 ulasan di Tripadvisor. Selain kopi, Liep’s juga dikenal lewat menu steaknya yang jadi favorit pengunjung.
Untuk minuman, pilihan frappe seperti Choco Nut Frappe dan Avocado Coffee dibanderol di kisaran Rp55.000–Rp66.000. Harga yang sepadan untuk suasana dan kualitas yang ditawarkan.
Doesoen Coffee & Space, Garden Vibes yang Bikin Betah

Doesoen Coffee & Space adalah salah satu kafe yang paling berhasil menggabungkan konsep garden dengan ruang ngopi yang fungsional.
Berlokasi di Jl. Pagar Alam No. 133, Segala Mider, Bandar Lampung, kafe ini menawarkan suasana outdoor rimbun yang terasa jauh dari hiruk-pikuk kota. Bahkan pihak kafe sempat menginformasikan ke pengunjung soal pohon durian yang sedang berbuah di area taman — detail kecil yang menunjukkan betapa autentiknya konsep garden mereka.
Berdasarkan ulasan di berbagai platform, Doesoen direkomendasikan untuk menikmati kopi sendirian atau bersama rekan — suasananya kondusif untuk keduanya.
Spot Ngopi Estetik Lainnya di Bandar Lampung
Selain tiga nama besar di atas, Bandar Lampung masih punya banyak pilihan menarik yang layak masuk radar — terutama bagi yang suka eksplorasi konsep berbeda.
Mujur Kedaton, Nuansa Alam ala Ubud di Tengah Kota

Mujur Coffee di area Kedaton sering disebut-sebut sebagai kafe paling “Ubud” di Bandar Lampung — dan itu bukan lebay.
Perpaduan konsep industrial dan garden yang dieksekusi dengan rapi menciptakan suasana asri yang langka di tengah kota. Kafe ini berada dalam area Mahan Kedaton Guest House, memberi kesan resort kecil yang tenang dan estetik.
Menu makanan di Mujur cukup lengkap — dari main course sampai dessert — sehingga cocok buat yang mau nongkrong lama sambil makan besar. Untuk konten foto, spot outdoor-nya hampir selalu menghasilkan jepretan yang Instagramable tanpa effort berlebihan.
Konsep Industrial dan Modern di Bandar Lampung
Selain Mujur, Bandar Lampung juga punya beberapa kafe dengan sentuhan industrial yang sedang naik daun.
Flipflop Coffee dan Wood Stairs Cafe masuk dalam daftar 50 kafe terbaik di Bandar Lampung versi Wanderlog, dikenal dengan interior bergaya urban modern yang bersih dan fotogenik. Konsep ini cocok untuk yang menyukai estetika minimalis dengan palet warna netral — abu, putih, dan kayu.
Kafe-kafe industrial di Bandar Lampung umumnya juga ramah pekerja remote, dengan colokan yang mudah ditemukan dan pencahayaan yang cukup untuk video call.
Hidden Gem Kafe di Bandar Lampung yang Belum Banyak Diketahui
Inilah bagian yang paling sering dicari — dan paling jarang ditulis dengan lengkap. Berikut tiga hidden gem kafe di Bandar Lampung yang layak jadi tujuan eksplorasi berikutnya.
Poyz Coffee, Taman Tersembunyi di Balik Gang

Namanya mungkin belum terlalu familiar, tapi siapa pun yang pernah datang ke Poyz Coffee hampir pasti langsung jatuh hati.
Tersembunyi di Gang Sawo 1E No. 36, Segala Mider, Tanjung Karang Barat, kafe ini menawarkan suasana taman yang sejuk dan tenang — jauh dari kesan kafe pinggir jalan biasa. Harga menunya sangat ramah di kantong, mulai dari Rp20.000 untuk minuman signature mereka.
Poyz Coffee juga dikenal dengan variasi menu makanan dan minuman yang cukup beragam, termasuk minuman signature seperti crème yang menjadi favorit pengunjung setia. Untuk yang suka nongkrong tanpa kebisingan, ini adalah pilihan yang sulit dikalahkan.
Jaju Coffee Teluk Betung, Minimalis dan Syahdu
Jaju Coffee adalah hidden gem baru yang mulai mencuri perhatian lewat TikTok dan Instagram sejak akhir 2025.
Berlokasi di area Teluk Betung, Bandar Lampung, kafe ini menawarkan konsep instagrammable dengan nuansa yang warm dan minimalis. Salah satu menu yang paling direkomendasikan adalah Hojicha (Rp29.500) — perpaduan roasted tea dengan susu yang menghasilkan rasa unik dan lembut di mulut.
Jaju Coffee sudah beroperasi sejak 2023 dan memiliki cabang di BSD, Tangerang — jadi kualitasnya sudah teruji sebelum hadir di Lampung. Kafe ini tersedia di GoFood dan GrabFood untuk yang ingin memesan dari jauh.
Katap Kedai Atap, Slowbar dengan View Berbeda
Dari semua hidden gem di Bandar Lampung, Katap Kedai Atap mungkin yang paling unik secara konsep dan lokasi.
Berada di lantai 3 Wisma Elvindo, Kampung Baru, dekat Unila, kafe ini menawarkan pengalaman slowbar di rooftop — menyeduh kopi dengan metode manual brew sambil menikmati pemandangan sekitar yang tidak biasa. Konsep slowbar di sini serius: setiap cangkir diseduh dengan perhatian penuh, bukan sekadar dekorasi.
Buat yang ingin datang ramai-ramai atau ada acara khusus, Katap menyediakan opsi reservasi agar tidak kehabisan tempat. Ini salah satu kafe yang layak dikunjungi lebih dari sekali.
Tempat Ngopi Estetik di Luar Bandar Lampung
Eksplorasi kafe di Lampung tidak akan lengkap tanpa melirik daerah-daerah di luar ibu kota provinsi. Beberapa kota kabupaten justru menyimpan permata tersembunyi yang belum ramai diekspos.
Lampung Selatan dan Kalianda, Ngopi dengan Latar Gunung Rajabasa
Kalianda, ibu kota Kabupaten Lampung Selatan, mulai berkembang sebagai tujuan ngopi yang menarik — terutama bagi wisatawan yang melintas dari dan ke Pulau Jawa.
Beberapa nama yang sudah mulai dikenal di Kalianda antara lain Vixo Coffee, South Market Cafe, dan Toko Kopi A’six — ketiganya menawarkan suasana kekinian yang cocok untuk nongkrong santai. Ada juga kafe mungil estetik di Kalianda dengan konsep indoor, outdoor, dan semi-outdoor yang buka dari pukul 08.30–22.00 WIB.
Keistimewaan kafe-kafe di Kalianda adalah latar visualnya yang sulit ditiru: Gunung Rajabasa berdiri gagah di kejauhan, menciptakan backdrop yang dramatis untuk sesi foto sore hari.
Pringsewu dan Tanggamus, Gelombang Kafe Baru yang Menggeliat
Pringsewu sedang mengalami ledakan kafe baru yang terjadi hampir bersamaan di penghujung 2025 dan awal 2026.
Archa Coffee & Artspace hadir November 2025 sebagai kafe estetik sekaligus ruang seni yang menarik perhatian warga lokal. Disusul Serena Coffee yang bahkan sudah ramai sebelum soft opening resmi di Desember 2025. Kemudian Homa Coffee hadir di Februari 2026 dengan konsep view alam terbuka yang asri — langsung viral di kalangan anak muda Pringsewu.
Di Tanggamus, tren serupa mulai terasa meski belum seramai Pringsewu. Kafe-kafe di sana umumnya menawarkan udara pegunungan dan pemandangan perkebunan yang menjadi nilai jual utama — sesuatu yang tidak bisa didapat di Bandar Lampung.
Kafe dengan Konsep Unik yang Bikin Penasaran
Di luar kategori estetik standar, ada beberapa kafe di Lampung yang sengaja membangun identitas unik sebagai daya tarik utama — dan berhasil.
House of Metta, Cat Cafe Pertama di Bandar Lampung

House of Metta bukan sekadar kafe biasa — ini adalah cat cafe pertama di Bandar Lampung, dan kehadirannya sejak pertengahan 2025 langsung menyita perhatian.
Konsepnya sederhana tapi efektif: ngopi dan makan sambil ditemani kucing-kucing lucu yang bebas berinteraksi dengan pengunjung. Suasananya dirancang seperti rumah — warm, homey, dan nyaman untuk berlama-lama.
Selain minuman kopi, House of Metta juga menyajikan menu makanan berat dengan sentuhan masakan fusion yang menarik. Buka dari pagi hingga malam, kafe ini cocok untuk sarapan, makan siang, atau sekadar nongkrong sore bersama teman.
Slowbar dan Specialty Coffee di Lampung, Tren yang Makin Serius
Slowbar bukan sekadar gaya-gayaan. Di Lampung, tren specialty coffee dan manual brew sedang berkembang dengan sangat serius.
Katap Kedai Atap yang sudah disebut di atas adalah salah satu pionirnya. Tapi ada juga beberapa kedai specialty coffee lain di Bandar Lampung yang mulai menawarkan pengalaman cupping dan single origin — mengangkat kopi robusta Lampung ke level yang lebih prestisius.
Hal ini relevan mengingat Lampung adalah salah satu penghasil kopi robusta terbesar di Indonesia, dengan ekspor robusta Lampung mencapai 207.702 ton sepanjang Januari–Agustus 2025. Ada kebanggaan tersendiri ketika kopi yang ditanam di lereng Lampung Barat diseduh dengan metode yang tepat di kafe-kafe lokal.
Kafe Estetik Lampung Berdasarkan Vibe dan Kebutuhan
Memilih kafe yang tepat bukan cuma soal estetika — tapi soal kecocokan antara suasana dan tujuan kedatangan. Berikut panduan singkat berdasarkan kebutuhan nyata.
Untuk Kerja dan Nugas (Work-Friendly)
Tidak semua kafe estetik otomatis ramah untuk bekerja. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- El’s Coffee House — Wi-Fi stabil, jam buka panjang (07.00–22.00), suasana tidak terlalu berisik
- Doesoen Coffee & Space — Ruang luas, meja besar, cocok untuk meeting atau kerja tim
- Katap Kedai Atap — Rooftop dengan pencahayaan alami terbaik untuk siang hari
- Flipflop Coffee — Interior modern dengan colokan yang mudah dijangkau
Satu hal penting: di kafe-kafe dengan konsep garden atau outdoor, koneksi internet kadang kurang stabil. Sebaiknya konfirmasi kualitas Wi-Fi sebelum menjadikannya kantor dadakan.
Untuk Foto dan Konten (Instagramable)
Untuk urusan konten dan foto, beberapa kafe ini punya spot andalan yang hampir selalu menghasilkan foto berkualitas:
- Mujur Kedaton — Perpaduan tanaman hijau, elemen kayu, dan pencahayaan natural
- Jaju Coffee — Interior minimalis dengan sudut-sudut yang bersih dan fotogenik
- House of Metta — Kucing sebagai props hidup yang tidak perlu diatur
- Kafe-kafe di Kalianda — Latar Gunung Rajabasa untuk foto outdoor epik
Waktu terbaik untuk hunting foto di kafe outdoor adalah pukul 08.00–10.00 pagi atau 16.00–17.30 sore — saat cahaya golden hour paling optimal.
Untuk Nongkrong Santai dan Ngobrol
Kalau tujuannya murni nongkrong tanpa agenda, suasana adalah segalanya:
- Liep’s Cafe — Musik latar yang pas, suasana vintage yang tidak terburu-buru
- Poyz Coffee — Tenang, hijau, cocok untuk ngobrol panjang
- Kafe-kafe di Pringsewu — Lebih sepi dari Bandar Lampung, udara lebih segar
Perbandingan Harga Menu Kopi di Kafe Estetik Lampung 2026
Harga di bawah ini adalah kisaran berdasarkan menu yang tersedia per awal 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan masing-masing kafe.
| Nama Kafe | Kategori | Kisaran Harga Kopi | Konsep | Work-Friendly |
|---|---|---|---|---|
| El’s Coffee House | Hits | Rp28.000 – Rp45.500 | Classic / Robusta Lokal | ✅ Ya |
| Liep’s Cafe | Hits | Rp55.000 – Rp66.000 | Vintage / Modern | ⚠️ Terbatas |
| Doesoen Coffee & Space | Hits | Rp25.000 – Rp50.000* | Garden / Outdoor | ✅ Ya |
| Mujur Kedaton | Hits | Rp30.000 – Rp55.000* | Industrial + Garden | ✅ Ya |
| Poyz Coffee | Hidden Gem | Mulai Rp20.000 | Garden / Taman Tersembunyi | ✅ Ya |
| Jaju Coffee | Hidden Gem | Rp29.500 – Rp45.000 | Minimalis / Instagramable | ⚠️ Terbatas |
| Katap Kedai Atap | Hidden Gem | Rp25.000 – Rp50.000* | Slowbar / Rooftop | ✅ Ya |
| House of Metta | Unik | Rp35.000 – Rp65.000* | Cat Cafe / Fusion | ❌ Tidak ideal |
Harga bertanda bintang () adalah estimasi berdasarkan range kafe sejenis di Bandar Lampung dan dapat berubah sesuai kebijakan kafe masing-masing. Konfirmasi langsung ke kafe terkait untuk informasi terkini.*
Cara Nemuin Tempat Ngopi Hidden Gem di Lampung Tanpa Nyasar
Hunting hidden gem itu seni tersendiri — dan ada cara yang lebih efisien dibanding sekadar jalan-jalan berharap nemu sendiri.
Berikut langkah yang terbukti efektif:
- Cari di TikTok dengan hashtag #cafelampung, #hiddengemlampung, atau #bandarlampung — konten lokal di sana biasanya lebih update dari artikel manapun
- Filter di Google Maps dengan kata kunci spesifik seperti “kafe tersembunyi Bandar Lampung” atau “coffee shop Teluk Betung”
- Cek Instagram dengan location tag area yang dituju — banyak kafe baru belum punya website tapi sudah aktif di Instagram
- Minta rekomendasi di grup komunitas lokal Lampung di Facebook atau WhatsApp
- Perhatikan rating di GoFood dan GrabFood — kafe hidden gem yang enak biasanya punya rating tinggi di platform pengiriman meski belum terkenal secara offline
Satu tips tambahan: kunjungi di hari kerja (Selasa–Kamis) untuk pengalaman lebih tenang dan tidak berdesakan, terutama untuk kafe-kafe dengan kapasitas terbatas seperti Poyz Coffee atau Katap Kedai Atap.
Tips Memilih Kafe di Lampung Sesuai Budget dan Kebutuhan
Tidak semua kafe estetik cocok untuk semua orang. Panduan singkat ini membantu menyempurnakan pilihan sebelum berangkat.
Berdasarkan budget:
- Budget di bawah Rp30.000 → Poyz Coffee, El’s Coffee House (menu kopi dasar), kafe-kafe di Pringsewu
- Budget Rp30.000–Rp60.000 → Mujur Kedaton, Jaju Coffee, Katap Kedai Atap, Doesoen Coffee
- Budget di atas Rp60.000 → Liep’s Cafe (termasuk makanan), House of Metta
Berdasarkan lokasi dan mobilitas:
- Sedang di pusat kota Bandar Lampung → El’s Coffee House, Liep’s Cafe
- Mau yang tenang dan hijau → Doesoen Coffee, Poyz Coffee
- Sedang transit di Lampung Selatan → Kafe-kafe di Kalianda (Vixo Coffee, South Market Cafe)
- Lagi di Pringsewu → Archa Coffee, Serena Coffee, Homa Coffee
Berdasarkan tujuan:
- Nugas/meeting → El’s Coffee House, Doesoen Coffee, Katap Kedai Atap
- Konten dan foto → Mujur Kedaton, Jaju Coffee, kafe-kafe view Kalianda
- Santai dan unik → House of Metta, Katap Kedai Atap
Informasi Penting dan Kontak Layanan Pariwisata Lampung
Satu hal yang perlu diwaspadai: ulasan palsu dan informasi kafe yang tidak diperbarui di berbagai platform.
Beberapa kafe di media sosial menampilkan foto yang jauh berbeda dari kondisi sebenarnya — mulai dari foto lama sebelum renovasi, filter berlebihan, hingga ulasan berbayar yang tidak mencerminkan pengalaman nyata. Isu ini bukan hoaks, tapi sudah cukup sering dialami pengunjung yang kecewa karena ekspektasi tidak sesuai kenyataan. Solusinya sederhana: cek ulasan terbaru (dalam 3 bulan terakhir) di Google Maps dan perhatikan foto yang diunggah pengunjung nyata, bukan hanya foto resmi kafe.
Untuk informasi wisata kuliner dan destinasi kafe yang terverifikasi di Lampung, masyarakat dapat menghubungi:
Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung
- 🌐 Website resmi: disparekraf.lampungprov.go.id
- 📍 Alamat: Jl. Beringin No. 22, Teluk Betung, Bandar Lampung
- 📞 Telepon: (0721) 481908
Jika menemukan praktik penipuan atau promosi kafe yang menyesatkan konsumen, laporan dapat disampaikan ke BPSK (Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen) Kota Bandar Lampung melalui Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung.
Penutup
Lampung bukan lagi destinasi kafe kelas dua. Dari Bandar Lampung hingga pelosok Pringsewu, dari cat cafe pertama di Sumatera Selatan hingga rooftop slowbar yang menyeduh kopi robusta lokal dengan penuh hormat — semuanya membuktikan bahwa ekosistem kopi dan kafe di Lampung sedang tumbuh dengan cara yang menyenangkan untuk diikuti.
Semua informasi di atas disusun berdasarkan data yang tersedia per Maret 2026 dan dapat berubah sesuai perkembangan masing-masing kafe. Disarankan untuk selalu mengonfirmasi jam operasional, harga, dan ketersediaan tempat langsung ke kafe yang dituju sebelum berkunjung — terutama untuk hidden gem yang kapasitasnya terbatas.
Semoga artikel ini membantu menemukan sudut ngopi favorit berikutnya di Lampung. Terima kasih sudah membaca sampai akhir — semoga setiap cangkir kopi yang dinikmati membawa kebaikan dan ketenangan.
FAQ
Content writer dan SEO specialist muda dari Bandar Lampung. Lulusan S1 Ilmu Komunikasi Universitas Bandar Lampung, fokus menghadirkan konten paylater, tips keuangan, dan peluang penghasil uang yang relevan untuk Gen Z & milenial di Investlampung.id.





